Sudah menjadi kewajiban bagi setiap umat Islam untuk membayarkan zakat fitrah setiap bulan Ramadhan. Zakat fitrah harus dibayarkan untuk menyucikan harta benda yang dimiliki serta menyempurnakan ibadah umat Islam selama bulan Ramadhan. Zakat fitrah yang dibayarkan berupa bahan makanan pokok seperti beras dengan ukuran yang sudah ditentukan. Di Indonesia, zakat fitrah dibayarkan berupa beras sebesar 3,1 liter atau 2,5 kilogram. Akan tetapi, agar lebih praktis zakat fitrah sering diganti menggunakan uang dengan nominal yang setara dengan beras tersebut.

Membayar zakat fitrah bisa diberikan secara langsung kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Namun, jika kesibukan terlalu menyita waktu atau tidak menemukan orang-orang yang berhak menerima zakat fitrah, zakat fitrah bisa dibayarkan melalui lembaga amil zakat Indonesia. Ada banyak lembaga yang melayani pembayaran zakat di Indonesia dan mendistribusikannya kepada orang-orang yang berhak menerimanya seperti Rumah Zakat, Dompet Dhuafa, Kitabisa, BAZNAS dan lembaga amil zakat lain yang sudah diakui oleh Kementrian Agama Republik Indonesia.

Berdasarkan lembaga amil zakat Indonesia, orang-orang yang berhak menerima zakat fitrah terbagi menjadi delapan golongan antara lain.

  1. Fakir Miskin

Fakir adalah golongan orang-orang yang sama sekali tidak mempunyai harta benda. Kalaupun mereka mempunyai harta benda mereka tidak mempunyai pekerjaan atau pekerjaan mereka tidak tetap dan tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Sedangkan, miskin adalah orang-orang yang mempunyai harta dan pekerjaan tetapi tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Orang yang dikategorikan miskin adalah orang yang memiliki banyak tanggungan dan tidak bisa mencukupinya.

  1. Amil Zakat

Amil Zakat adalah orang-orang yang ditugaskan oleh lembaga pengelola zakat atau pemerintah setempat untuk mengelola pembayaran zakat dan pendistribusian zakat fitrah.

  1. Mualaf

Mualaf adalah golongan orang-orang yang baru masuk Islam. Mereka masih memiliki iman yang lemah. Tujuan diberikannya zakat adalah untuk memantapkan niat mereka akan masuk Islam.

  1. Budak yang Dimerdekakan

Budak yang akan dimerdekakan oleh majikannya termasuk golongan orang-orang yang berhak menerima zakat. Budak tersebut akan dijanjikan kebebasannya dengan perjanjian dan imbalan uang.

  1. Orang-orang yang Mempunyai Utang

Orang-orang yang memiliki banyak utang berhak mendapatkan zakat agar mereka bisa terbebas dari utang. Utang tersebut bertujuan untuk kepentingan diri sendiri maupun untuk orang lain. Selama tujuan utang tersebut untuk tujuan yang baik maka orang tersebut berhak menerima zakat.

  1. Orang-orang yang Jihad

Orang-orang yang berjihad atau berperang dengan sukarela untuk menegakkan agama Islam berhak mendapatkan zakat. Zakat tersebut bertujuan untuk membantu mereka selama berperang.

  1. Ibnu Sabil

Ibnu sabil adalah orang-orang yang mengadakan perjalanan dari tempat lain ke tempat yang lain. Akan tetapi orang tersebut kehabisan bekal di tengah perjalanan sehingga dia berhak menerima zakat.

http://www.queens-road.net/wp-content/uploads/2017/06/zakat-3-1.jpghttp://www.queens-road.net/wp-content/uploads/2017/06/zakat-3-1-150x150.jpgadminUmumlembaga amil zakat indonesiaSudah menjadi kewajiban bagi setiap umat Islam untuk membayarkan zakat fitrah setiap bulan Ramadhan. Zakat fitrah harus dibayarkan untuk menyucikan harta benda yang dimiliki serta menyempurnakan ibadah umat Islam selama bulan Ramadhan. Zakat fitrah yang dibayarkan berupa bahan makanan pokok seperti beras dengan ukuran yang sudah ditentukan. Di Indonesia,...queens-road portal informasi terlengkap dan terupdate